Lokakarya 5 PGP Angkatan 8 Kabupaten Jember: Mengukir Sejarah pada Hari Sumpah Pemuda

 

Pada Sabtu, 28 Oktober 2023, Kabupaten Jember merayakan Lokakarya 5 Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 8. Acara ini diadakan di SMP Al Baitul Amien Jember dan menjadi momen istimewa karena bersamaan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.
Acara dimulai dengan kegiatan apel pagi yang khusus, di mana bapak Haryono membacakan teks Sumpah Pemuda. Pembacaan teks Sumpah Pemuda menjadi momen yang sarat makna dan emosional, mengingatkan semua peserta akan pentingnya semangat persatuan dan nasionalisme dalam menghadapi tantangan masa depan.
Pimpinan apel dilakukan oleh Mukhammad Yasin, memberikan nuansa kebersamaan yang kental. Seluruh peserta, baik Calon Guru Penggerak (CGP) maupun Pengajar Praktik (PP), tampil dengan kompak mengenakan pakaian adat. Mereka ikut serta dalam pembacaan teks Sumpah Pemuda sebagai bentuk penghormatan dan komitmen mereka terhadap cita-cita persatuan dan kemerdekaan.
Setelah upacara pembacaan Sumpah Pemuda, Lokakarya 5 dilanjutkan sesuai rencana. Saya, bersama dengan Ibu Dzurrotul A'yunil Asmawiyah dan Ibu Ninuk Andayani Suyata, menjadi fasilitator pada sesi ini. Fasilitator memainkan peran penting dalam membimbing para peserta agar dapat mengambil manfaat maksimal dari kegiatan ini.
Salah satu fokus utama Lokakarya 5 ini adalah untuk membantu Calon Guru Penggerak membuat perencanaan program. Materi meliputi bagian judul program atau kegiatan, latar belakang, dan tujuan program. Peserta diajak untuk memahami pentingnya perencanaan yang matang sebagai langkah awal dalam mengembangkan program pembelajaran yang efektif dan relevan.
Kegiatan berjalan dengan baik dan istimewa, terasa semakin berarti karena momentum Hari Sumpah Pemuda yang diresapi oleh semangat kebangsaan. Diskusi yang dilakukan di tengah kebersamaan dan semangat kebangsaan menambah kehangatan dalam Lokakarya. Para peserta saling berbagi ide dan pengalaman, menciptakan suasana kolaboratif yang positif.
Melibatkan para peserta dalam pembacaan teks Sumpah Pemuda tidak hanya menjadi momen simbolis, tetapi juga menjadi landasan spiritual untuk menjalani PGP dengan semangat nasionalisme. Semua elemen acara, mulai dari apel pagi hingga Lokakarya, dirancang untuk menciptakan pengalaman yang menggugah semangat dan membangun kebersamaan.
Lokakarya 5 PGP Angkatan 8 Kabupaten Jember menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya tentang transfer pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter dan semangat kebangsaan. Semoga semangat yang tercipta dalam kegiatan ini terus membimbing langkah para peserta dalam menjalani peran sebagai guru penggerak yang memiliki kontribusi besar dalam memajukan pendidikan di Indonesia.







Post a Comment