Jember, 27 Februari 2022, kegiatan lokakarya 5 Calon Guru Penggerak Angkatan 3 dilaksanakan di Hotel Aston Kabupaten Jember dengan kegiatan yang dilaksanakan secara luring atau tatap muka Yang mana kegiatan lokakarya sebelumnya dilaksanakan terakhir Desember selama bulan Januari kegiatan lokakarya libur.
Lokakarya kali ini sedikit berbeda karena kegiatan kami lokakarya 5 ini menjadi obat Dalam Kerinduan kami dengan rekan-rekan kami CGP (Calon Guru Penggerak) yang ada di Kabupaten Jember yang selama beberapa bulan yang lalu libur. karena memang selama Januari guru penggerak libur semester 1, Kegiatan kami dimulai pukul 08:00 dan peserta hadir di kegiatan lokakarya 5 30 menit sebelumnya, yang dilaksanakan di Hotel Aston Jember dan kegiatan kami kali ini tergabung dari tiga kelompok dimana kelompok kami yaitu dari Bu UMI ROSYIDAH Kemudian dari kelompok Bapak TARUSUP dan dari kelompok bapak SUDIARTO.
kegiatan diawali dibuka oleh Bapak TARUSUP yang langsung menanyakan kepada kami setelah kegiatan dibuka dengan menuliskan perasaan para CGP ketika datang di lokakarya kali ini. dan diminta masing-masing untuk digambar disebuh kertas. dan kemudian diminta mengutarakan di rekan-rekan CGP yang lain, jadi setiap masing-masing peserta membuat gambar sesuai dengan perasaan yang dirasakan oleh calon guru penggerak masing-masing. kegiatan menjadi semakin cair ketika para calon guru penggerak saling bercerita terkait apa yang sudah digambarkan dari gambar perasaan tadi, canda tawa menghiasi kegiatan pada pagi hari ini setiap masing-masing calon guru penggerak memiliki cerita yang berbeda-beda mulai dari berangkat hari ini sampai datangnya di lokasi lokakarya meskipun Hari ini cuaca agak mendung namun tidak mengurangi rasa semangat para calon guru penggerak untuk hadir di acara lokakarya pada hari ini tersebut terlihat para calon guru penggerak ketika menceritakan kisah mereka yang mana beberapa harus meninggalkan beberapa kegiatan yang seharusnya mereka ikuti di luar sana, namun tetap mengikuti kegiatan lokakarya pada hari ini.
Kegiatan dilanjutkan dengan refleksi terkait dengan program yang pernah di rencanakan pada lokakarya 1 dan kemudian para ibu dan bapak pengajar praktik mengingatkan kembali terkait program tersebut. dan bagaimana pencapaiannya dalam waktu ini, apa sudah tercapai? dan mana yang belum tercapai? Kemudian kami semua setiap masing-masing peserta diberikan sebuah lembaran untuk memetakan mana kami juga. diberikan sebuah tugas LK 5.1 5.2 dan 5.3 yang mana LK tersebut semua terkait dengan refleksi pribadi masing-masing CGP, terkait perjalanan program yang pernah direncanakan pada lokakarya 1. Kami diminta merefleksikan mana-mana program yang sudah berkembang maupun program yang masih belum berkembang dan kami diminta untuk merencanakan aksi selanjutnya dan memetakan apa kendala-kendala yang dihadapi untuk memetakan kembali updata menyelesaikan hambatan tersebut. pasti setiap rencana dan setiap masing-masing guru penggerak memiliki kendala ataupun hambatan yang berbeda-beda dengan lingkungan yang berbeda pula karena kami setiap calon guru penggerak yang berbeda masing-masing lingkungan menjadikan hambatan-hambatan tersebut dapat saling bertukar fikiran di acara lokakarya tersebut Kegiatan dilanjutkan dengan saling bercerita satu sama lain terkait dengan apa yang telah dituliskan pada lembar? pemetaan refleksi yang sudah berkembang maupun yang belum berkembang satu sama lain dari kami calon guru penggerak saling bercerita terkait dengan keadaan yang sebenarnya terjadi mulai dari yang hambatan maupun saran-saran yang disampaikan oleh rekan-rekan kami sesama calon guru penggerak memang tidak mudah beberapa setelah saya mendengar cerita dari masing-masing guru masing-masing memiliki kisah yang berbeda-beda hambatan yang berbeda-beda yang tidak bisa kita serta-merta memberikan solusi yang hanya menggunakan pandangan kita pasti berhasil pada mereka namun mereka sendiri masing-masing calon guru penggerak harus dapat membuat solusi yang sesuai dengan keadaan yang mereka hadapi meskipun kami dapat cerita dari beberapa rekan-rekan kami itu akan menjadi referensi bagi kami agar tidak bisa disesuaikan dengan keadaan yang kami hadapi. satu per satu dari seluruh calon guru penggerak membuat sebuah refleksi kemudian membuat rencana tindak lanjut dan memetakan apa atuh hambatannya dan kami bahas bersama-sama disini ada beberapa hal yang sangat saya ingat. yaitu saat bu Umi Rosidah menanyakan sebuah kasus yang terjadi di tempatnya dimana salah satu guru ingin menjadi calon guru penggerak namun tidak disetujui oleh Kepala Sekolahnya dengan alasan pimpinan tersebut atau kepala sekolah tersebut takut nantinya jabatan tersebut akan di oleh calon guru penggerak yang baru Maka dari itu pimpinannya ada kurang merespon atau menolak usulan salah satu gurunya yang akan mengikuti guru penggerak setelah menanggapi dari teman-teman beberapa cerita dan beberapa tanggapan kemudian ada kesimpulan menarik disini yaitu semua yang kita lakukan. dimana kita sebagai pendidik adalah untuk murid, fokus pada murid, tunjukkan sebuah perubahan positif, tunjukkan sebuah prestasi, fokus membuat karya, agar pimpinan dapat menarik kesimpulan tujuan utama dari seorang guru penggerak adalah membuat sebuah perubahan kegiatan di kelas di sekolah maupun diluar kegiatan di sekolah memberikan dampak yang membuat pimpinan atau rekan guru kita merasakan sebuah perubahan, entah kecil entah itu besar sebuah perubahan namun bisa dirasakan oleh warga sekolah.
asyik bercerita terkait dengan kasus tersebut dan sampai menemukan sebuah titik terang kami seluruh peserta lokakarya Kita sadar ternyata waktu telah menunjukkan jam 3 yang artinya kegiatan sudah mendekati akhir kegiatan. dan akhir di penghujung kegiatan pun kami saling membuat sebuah kesimpulan hari ini lokakarya sangat membuka ingatan terkait terkait rencana dan guru penggerak harus membuat sebuah perubahan di lembaga masing-masing. kegiatan ditutup oleh Bapak Tarusup berdoa bersama
Posting Komentar