Jember, 11 Desember 2021, Kegiatan Lokakarya 4 terlaksana dengan sangat luar biasa, terpancar dari senyum pesertanya saat kegiatan. Kegiatan lokakarya 4 adalah kegiatan rutin dalam Pendidikan Guru Penggerak, yang dilakukan disetiap bulannya selama Pendidikan Guru Penggerak. kegiatan rutin ini menambah pembahaman kami para CGP terkait dengan modul yang telah di pelajari pada LMS. kegiatan ini pun selalu bergulir lokasinya, yang sebelumnya dilaksanakan di Hotel Bintang Mulya namun pada kesempatan ini kegiatan Lokakarya 4 dilaksanakan di Hotel Aston Jember yang beralamat di Jl. Sentot Prawirodirdjo No.88, Telengsah, Jember Kidul, Kec. Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur 68131.
Lokakarya 4 kali ini membahas terkait dengan modul Pembelajaran Diferensiasi dan Coaching. menarik sekali karen kebetulan Materi Pembelajaran Diferensiasi ini saat ini lagi manjadi trending di dunia pendidikan entah di jenjang Dasar, Menengah maupun pada Jenjang Atas (SMA). Seperti yang terjadi pada lokakarya-lokakarya sebelumnya kegiatan lokakarya kali ini Pengajar Praktik yang mendampingi adalah ibu HALIFAH HASTUTI
TRIYANI, ibu UMI ROSYIDAH, dan RINDYA SANTI UTAMI.
Dimulai kegiatan dengan pembukaan dan icebreaking yang membuat situasi menjadi cair. dari yang semula kurang mengenal karena sebelumnya berbeda fasilitator menjadi canda tawa karena mulai saling mengenal satu sama lain. kemudian aktifitas dilanjutkan dengan refleksi diri terkait pemahaman masing-masing Calon Guru Penggerak (CGP) terkait pemahaman dengan diferensiasi pembelajaran yang sebelumnya sudah dipelajari secara mandiri di LMS.
Pembelajaran diferensiasi merupakan ciri khas pembelajaran merdeka belajar. dimana setiap siswa memiliki kebutuhan dan keinginan berlajar yang berbeda, siswa diharapkan dapat membangun pemahamannya dalam belajar sesuai minat siswa itu sendiri. peran guru sebagai penuntun siswa untuk menggali dan tumbuh kembang siswa menuju kodratnya. dengan memberikan pembelajaran berdiferensiasi diharapkan guru dapat memfasilitasi semua kebutuhan siswa. yang memang tidaklah mudah, apalagi kelas besar. dalam memahami kebutuhan siswa guru harus mengawali memahami cara memetakan profil siswa yang di ampu. kemudian memetakan kebutuhan siswa.
Posting Komentar